Dengan alasan ketahanan bangunan, dak beton sudah jadi kebutuhan. Baik bangunan rumahan atau area perkantoran, dak beton jadi pilihan untuk memberikan area datar yang bisa dimanfaatkan pada bagian atas bangunan, alih-alih hanya menggunakan genteng. Bahkan dak dengan pakai material beton saja tidak cukup untuk menangani perubahan cuaca dibagian atas ruangan. Tambahan membrane waterproofing atau floor hardener menjadi pilihan untuk memberi ketahanan bagi area dak.

Resiko Kerusakan Dak Beton Dikala Musim Hujan

Area atap dengan di dak beton, jadi area yang nyaman diatas bangunan untuk membuat kebun, menjemur pakaian, atau membuat ruang bersantai. Namun, masalah pada dak beton ketika musim hujan bisa beresiko menyebabkan berbagai kerusakan karena adanya bahaya dikarena curah hujan yang deras. Kondisi dak walaupun sudah menggunakan material beton yang terkenal kokoh juga bisa bermasalah bila terkikis hujan. Berikut adalah masalah yang bisa merusak dak beton ketika musim hujan datang.

1. Saluran drainase (pembuangan) Tidak Lancar

Hujan dan kikisan air hujan dapat membawa daun kering atau sampah lainnya terbawa angin dan menyumbat dak beton Anda. Kikisan hujan bahkan bisa merusak bagian-bagian beton menjadi serpihan kecil yang berpotensi menganggu kelancaran saluran drainase. Atau volume air yang terlalu banyak menyebabkan air tergenang dibagian dak terlalu lama dan tidak bisa mengalir dan dibuang dengan baik. Sayangnya hal tersebut sulit diketahui bila tidak dilihat langsung dan baru disadari ketikan ada kebocoran.

2. Membuat Lembab Dan Tumbuh Jamur

Curah hujan yang tinggi buat penghuni rumah tidak pergi keatap rumah untuk berjemur atau sekedar memandang pemandangan. Bisa terjadi genangan air yang berkepanjangan bila musim hujan yang panjang. Lama-kelamaan air dapat mengikis permukaan plesteran dak beton sekalipun dan merusak bangunan dengan membuatnya jadi lembab dan kemudian berjamur. Atasi resiko tersebut dengan memberikan lapisan membran bakar waterproofing yang diperuntukan untuk memberikan lapisan anti air pada area dak beton.

3. Kebocoran Dak  Beton 

Mengecek kondisi dak beton yang kokoh sebagai atap pelindung dari panas dan hujan adalah yang harus dilakukan secara rutin. Bahkan, harus digandakan ketika musim hujan akan datang. Resiko kebocoran pada dak beton bisa menyebabkan konstruksi bangunan lainnya terpengaruh. Kebocoran bisa merembas kebagian bawah bangunan dan membuatnya lembab dan berjamur. mengatasi kebocoran di musim hujan akan lebih sulit lagi karena tidak ada tindakan perbaikan yang bisa jadi solusi kalau terus-menerus hujan. Oleh karena itu sebaiknya memberikan lapisan waterproofing sebelum musim hujan datang.

4. Keretakan Dak Beton

Pengerjaan yang kurang baik bisa menyebabkan dak beton jadi rusak. Terutama bila kerusakan parah dan menyebabkan adanya keretakan. Semua hal yang tidak diinginkan bisa terjadi dengan adanya retakan kecil sekalipun. Tangani dengan segera dengan menutupi bagian yang retak dengan terpal agar tidak kehujanan dan pelapisan anti air dan juga mengerjaan lainnya untuk menambak bagian retak.

Resiko kerusakan dak beton bisa terjadi, terutama kala musim hujan. kekuatan air pada musim hujan tidak bisa diprediksi dan bahkan cenderung bisa membahayakan rumah. Karena kala hujan deras, penghuni rumah justru akan menghindari pergi atas atap karena tidak ada yang bisa dilakukannya selain memeriksa seluruh bagian dak dan memastikan tidak ada bagian yang bocor atau merembas. Jangan sepelekan pemeriksaan sebelum musim hujan karena akan sangat bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *